Kamis, 23 Januari 2014

Tips Penggunaan Ban Motor


Ban merupakan salah satu bagian motor yang sangat penting namun biasanya kurang diperhatian para pengendara. Hal pertama yang perlu diketahui adalah memilih ban dengan tipe pattern / kembangan  dan ukuran yang sesuai  aplikasi motor. 

Penggunaan ban yang tidak sesuai akan mengakibatkan ketidak nyamanan, bahaya bagi pengendara motor, dan kerusakan yang tidak normal. Selain itu membebani motor dengan berat berlebihan akan mengakibatkan kerusakan ban. 

Kebiasaan menambah kecepatan tiba-tiba dan mengerem mendadak selain memboroskan bahan bakar akan membuat ban cepat habis.



Agar ban berfungsi maksimal, keausannya merata, dan bertahan lama, periksa tekanan angin secara teratur serta disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan motor.

 Membersihkan kerikil dan benda lain yang terselip di alur ban akan menghindarkan dari kerusakan. Karena ban terbuat dari campuran karet dan berbagai bahan kimia, hindarikan ban dari minyak, bahan kimia yang merusak, panas berlebih, dan benda-benda tajam.


Gbr.2

Pastikan selalu ban masih layak digunakan dengan memeriksa batas keausan ban ditandai lambang D pada bagian samping ban ( lihat Gbr.2 ). 

Segera ganti dengan ban baru bila kedalaman alur ban tersisa 0,8 mm. Gunakan ban TUBELESS yang merupakan perpaduan desain dan teknologi terkini dengan performa terbaik, fungsi otimal, daya tahan tinggi, jarak tempuh maksimal, dan tampil dengan gaya yang khas.

Oke Bro biker.........good luck semoga bermanfaat.







Selasa, 29 Oktober 2013

Michelin Luncurkan Ban Pilot Street Ring 14



Rabu, 23/10/2013 12:12 WIB
Jakarta -Setelah meluncurkan ban Pilot Street dengan ring 17 kini, PT Michelin Indonesia kembali
meluncurkan ban tersebut tapi dengan ring yang berbeda, sekarang tersedia dengan ring berukuran
14.
"Kami berharap dengan lahirnya ring 14 ini bisa menjadi alternatif bagi para bikers yang ingin
menggunakan ban Pilot Street," ujar Head of Marketing & Sales PT Michelin Indonesia, Bayu Surya
Pamugar Sugeng di Jakarta, Rabu (23/10/2013).
Lalu ketika ditanya apa alasan menghadirkan ban Pilot Street dengan ukuran ring 14?
Bayu mengatakan, hal itu karena merupakan bagian dari kelengkapan pengembangan produk
Michelin dari pengembangan ban motor sport.
"Berangkat dari situ, maka munculah Pilot Street dengan ring 17 dan yang terbaru saat ini adalah
ring 14. Ban ini juga tetap memiliki safety melalui gripnya, usia pakai dan kenyamanan berkendara.
Kita tetap menjaga ketiga unsur ini dalam meluncurkan ban," katanya.
Cocok untuk Jalan Basah dan Kering
Michelin mengklaim selain nyaman digunakan sehari-hari juga cocok untuk di jalanan basah dan
kering.

"Dengan iklim di negara kita butuh ban yang siap dengan segala kondisi, baik hujan dan kering, jadi
Pilot Street ring 14 ini sangat cocok," kata Bayu.
Dijelaskan Bayu, sebelum dibawa ke Indonesia ban Pilot Street ring 14 ini sudah dilakukan pengujian
di beberapa negara yang memiliki cuaca yang cukup ekstrim dan juga sudah lolos uji di R&D.
"Jadi hampir seluruh ban yang dikeluarkan oleh Michelin sudah lulus dari tes yang dilakukan oleh
R&D yang disana trek pengetesannya cukup beragam dan juga pengetesan di jalanan umum yang
ada di luar sana," katanya lagi.
Sementara itu  Agung Yuriadi, Senior Manager MD Planet Ban, selaku retailer ban Michelin mengatakan
ban Michelin Pilot Street Ring 14 dibanderol dengan harga yang sangat kompetitif, Pilot Street ini harganya dengan ukuran standar 70/90 dan 70/80 ditawarkan dengan
harga Rp 230 ribu sedangkan ring 14 ukuran 80/90 Rp 260 ribu.

Rabu, 31 Juli 2013

Penasaran Sejarah Model-model Vespa? Ini Videonya!

Siapa yang tidak kenal dengan sosok motor klasik dari Italia yang hingga kini bertransformasi menjadi skuter modern yang tetap mempesona. Muncul dari tahun 1943 hingga kini tahun 2013 tetap menjadi ikon kendaraan secara global.

Sepanjang perjalanan selama 70 tahun eksistensinya di bidang transportasi, banyak dari kita yang mungkin fanatik belum tahu model-model si skuter antik dan unik ini.

Disadur dari rekap desain asli Vespa - Paperino (Italia), Devour dan Nomoon mencoba menyajikan kepada kita model-model Vespa dari desain klasik hingga futuristik secara lengkap dan kreatif. Berikut videonya, check Bro  http://www.youtube.com/watch?v=aZZ-7UUqQsA
Vespalogy Video

Selasa, 14 Mei 2013

MICHELIN LAUNCING NEW VARIAN PILOT STREET


@Bangkok, Thailand 06-09 Mei 2013

Tanggal 7 Mei 2013 ini Satu lagi lahir satu varian baru dari produk brand yang mumpuni didunia ban sepeda motor MICHELIN PILOT STREET untuk melengkapi kebutuhan bro n' sis biker negeri ini dalam berkendara sehari hari.

setelah melalui reset yang panjang akhirnya untuk pertama kalinya MICHELIN PILOT STREET diluncurkan

di Bangkok, Thailand yang rencananya akan mulai dipasarkan awal juni 2013 di negeri kita ini.



So buat bro n' sis siap siap yang mau ganti ban sepeda motornya dengan varian baru Michelin ini yang pastinya sangat cocok untuk kuda besi para biker dengan konsep keamanan,kenyamanan,serta performa tinggi serta qualitas jempolan yang pastinya membuat kita tambah asyik wara wiri.

Oia hampir kelewat gw dalam acara launcing MICHELIN PILOT STREET selain brand yang satu ini punya Rider special yang ngetest semua produknya diundang juga rider negeri ini buat ngerasain gimana asyiknya berkendara dengan MICHELIN PILOT STREET yaitu Bro Muray dari Dewan Pembina YVCI Tangerang n' Bro Wahid Ketua Regional Kawasaki Ninja Club Indonesia.

Berangkat tanggall 6 Mei 2013 Selain mereka berdua ada 21 tamu dari Indonesia lagi yang hadir dalam acara tersebut " Sangat luar biasa Michelin mengundang kami sampai akhirnya dipercaya langsung test ride dengan New variannya ini " kelakar brader brader TOP kita ini.....




Plus dengan varian baru ini MICHELIN gak tanggung tanggung ngeluarin 2 type sekaligus Buyes n' Radial

Kedua tipe ban tersebut telah menggunakan teknologi polister HMLS (High Modulus Low Shringkage) yang sudah disempurnakan sehingga menghasilkan kemampuan daya cengkram yang optimal, ketahanan ban lebih kuat dan kestabilan ban optimal saat jalanan bergelombang maupun saat pengereman.

"Pilot Street ini merupakan respon dan bentuk tanggung jawab Michelin untuk selalu memberikan pilihan produk ban motor terbaik dan berkualitas kepada konsumen di indonesia," jelas Head Of Marketing dan Sales PT Michelin Indonesia untuk 2W Product Line, Bayu Surya Pamugar Sugeng di Bangkok, Thailand.

Kualitas produk Michelin Pilot Street Radial juga sudah sangat teruji berdasarkan hasil tes yang dilakukan lembaga independent MAUA Institute Of Technology. Diyakini Michelin Pilot Street Radial memiliki daya tahan 30 persen lebih tinggi dari produk kompetitor sejenisnya. Sedangkan hasil tes yang dilakukan DEKRA Test Centre menyatakan bahwa Michelin Pilot Street Radial memiliki wet grip terbaik diantara ban yang pernah di uji.

Teknologi yang terdapat pada Michelin Pilot Street Radial untuk menghasilkan grip terbaik tidak terlepas dari inovasi Michelin untuk menggunakan 100 persen komponen silica dengan tepat. Dalam peluncuran Michelin Pilot Street & Pilot Street Radial.


So tinggal pilih aja dech bro n' sis......buat bro n' sis gw dapet bocoran juga nich klo mau cari new varian MICHELIN tersedia di toko special ban sepeda motor yang udah kesohor di negeri ini apa lagi klo bukan ditoko PLANET BAN terdekat dikota bro n'sis....Cekibbbroooottt yach...











Rabu, 19 Desember 2012

Ban tipe Bias atau Radial


Pilih ban tipe Bias atau Radial ?

Ban tipe Bias adalah ban dengan plycords berbentuk diagonal yang diperkuat dengan lapisan kabel nilon sebagai penguat. Contoh ban tipe Bias Adalah Battlax BT 45 dan BT 39. Ban tipe Radial memiliki jalinan plycord yang membentang dari satu bibirban ke bibir ban seberangnya. Jalinan Plycord juga di perkuat oleh sabuk kawat logam. Contoh ban tipe Radial Adalah Battlax BT 92, BT 90 dan IRC Road Winner RX 01.

Pengujian yang dilakukan oleh pihak Bridgestone ini menggunakan ban mobil tipe S322 145/70-12 (tipe radial) dan SKHX 5,65-12 (tipe bias). Dan hasilnya adalah :
shorterbraking-img1Ban tipe bias memerlukan jarak pengereman yang lebih jauh dari pada ban tipe radial . . . sehingga ban radial lebih safety. Saat melakukan belokan menikung deformasi area kontak ban dengan jalan pada bentuk ban radial menyebabkan sudut rebah maksimal dimana motor akan slip (slip angle) dengan jalan akan semakin kecil. Sedangkan pada ban jenis Bias pada gaya sentrifugal yang sama sudut rebah lebih besar . . . atinya dengan ban radial berbelok bisa lebih akurat . . . tau ndiri kan kalo motor sport butuh rebah agar bisa menikung dengan baik dan cepat saat Race.
bettercontrol-img
fewerpunctures-imgSelain itu karena lapisan kawat logam, ban tipe radial lebih kuat menahan handicap tajam yang merintangi macam pecahan gelas, paku dan lain lain. Kalo ban tipe bias yang pakai nilon . . . bila nilonnya putus maka ban bisa benjol-benjol nggak beraturan :P Lalu steering-imgPemakaian ban radial bisa memperirit konsumsi BBM sampai 5 % pada kecepatan 80 km/jam karena koefesien gesekan saat berputar (rolling resistance) nya yang lebih kecil dibanding ban tipe bias. Area tapak dari ban tipe radial lebih luas dari pada tipe bias sehingga memperkecil kemungkinan slip dan hilangnya power sia-sia karena slip . . . dan karena lebih kuat disebabkan kawat logam ban ini lebih tahan lama . . . semoga berguna

Jumat, 07 September 2012

MODIFIKASI UPSIZE BAN MOTOR

Penggantian ban dengan ukuran lebih besar dari standarnya, dipastikan menimbulkan masalah. Pasalnya, ban tidak bisa dipasang langsung (plug and play). Ganjalan utama, lebar lengan ayun, Velg, sproket dan sebagainya.

Tips yang diberikan oleh mbah jambrong ahli modofikasi bisa dimanfaatkan. Menurutnya, "Jika mengganti dengan ban lebih besar, ideal naik satu atau dua tingkatl, baik ban depan atau belakang."




Misalkan ban standar 70/90 di depan (lebar telapak 70 mm, dtinggi 90% dari lebar tapak ), dan belakang 80/90, paling gampang diganti dengan 80/90. Hasilnya, ban menjadi lebih lebar namun menjadi tinggi. Sedangkan belakang, bisa 90/90 sehingga ban terlihat lebar namun ketinggian tetap sama.

Ukuran itu harus diperhatikan, baik lebar atau tinggi ban (depan atau belakang) tidak boleh naik lebih dari dua tingkat. Jika tidak, mengakibatkan usia ban jadi pendek dan handling juga kurang baik. Misalkan jika tinggi berlebihan, bagian tengah ban akan lebih cepat habis.

Masalah lain yang muncul, akselerasi awal menjadi berat. Keuntungannya, lebih stabil, karena menelapak lebih baik di aspal.

Kamis, 06 September 2012

NITROGEN PENTING UNTUK BAN SEPEDA MOTOR




Pentingnya Pengisian nitrogen untuk ban sepeda motor banyak kontradiksi yang beredar oleh para biker, oleh sebab itu bagi yang merasa biker n' masih suka naik kuda besi.....Cekibbbrrrooootttt


Khusus untuk sepeda motor, masih banyak anggapan kurang tepat terkait dengan nitrogen. Berikut anggapan tersebut dan kenyataan:

1. Nitrogen tidak bisa dipakai pada pelek jari-jari . Fakta, justru membuktikan, dengan nitrogen pelek tidak cepat berkarat.

2. Dengan mengisi nitrogen, ban jarang kempes. Asumsi tersebut benar. Kandungan air pada nitrogen sangat rendah sehingga tekanan bisa stabil pada berbagai kondisi (suhu).

3. Ban lebih awet. Benar! Hal tersebut diperoleh karena tekanan ban stabil, tidak mudah memuai dan benjol karena benturan. Keretakan pada ban bisa diantisipasi

4. Nitrogen hanya untuk ban tubeless. Salah! Pada dasarnya semua jenis ban membutuhkan tekanan yang stabil. Ban dengan ban dalam justru lebih cocok menggunakan nitrogen yang stabil atau tidak akan memuai.

5. Nitrogen membuat sepeda motor ringan. Tidak sepenuhnya benar! nitrogen lebih ringan 5% dari udara biasa.




Tips1. Ketika akan mengisi nitrogen (pertama kali), buang dulu angin yang lama secara menyeluruh. Tujuannya untuk mencegah molekul gas yang tediri dari berbagai unsur dengan nitrogen. Kalau nitrogen bercampur dengan udara biasa, menyebabkan tekanan ban kurang stabil. Sebaiknya kuras secara manual dengan membuka tutup pentil dari ban. Alat untuk membuang angin biasanya digunakan oleh usaha jasa pengisi nitrogen.

2. Tekanan nitrogen pada ban, berkisar 31-33 Psi. Sesuaikan tekanan dengan medan yang akan dilalui. Jika banyak lubang dan panas, tekanan sebaiknyadikurangi.

3. Periksa tekanan setiap 5-7 hari. Lebih baik menguras total nitrogen ketimbang hanya menambah saja.